Home | Keluarga | Cinta Sunnah | Cerita Anak | Galeri

Senin, 03 Februari 2014

Ayodya lakshmidevi: BULU BURUNG



BULU BURUNG
oleh: 
Ayodya lakshmidevi


Sudah lama Rully ingin memiliki seekor burung. Saat ia berulang tahun, Bapak memberinya seekor burung dara, lengkap dengan sangkarnya.
Setiap hari Rully selalu merawatnya dengan baik. Saat akan berangkat sekolah, Rully tak lupa menengok Si Mungil, burung kesayangannya. Begitu juga pulang sekolah ia langsung menuju sangkar Si Mungil.
"Jangan lupa makan siang dan istirahat lho, Rul," kata Ibu. "Kalau badanmu sakit karena kecapaian mengurus Mungil, kamu bisa sakit. Nah, siapa yang akan mengurusnya?"
"Kalau Rully sakit kan Ibu yang mengurusnya," kata Rully sambil tertawa.
Ibu menggeleng. "Apa kata Bapak kemarin? Kamu yang harus selalu merawatnya, bukan?" Rully terdiam, kemudian mengangguk mengiyakan kata ibunya.
Seperti biasanya, siang itu setelah selesai makan, Rully buru-buru menengok Si Mungil. Tapi tak berapa lama kemudian ia berteriak kebingungan. "Pak! Pak! Mungil sakit!"
Bapak cepat-cepat datang memeriksanya. Bulu sekitar leher dan bagian dada Mungil rontok. Tampak kulitnya yang kemerahan. "Oh Mungil tidak sakit, Rul. Dia sedang mengalami pergantian bulu. Setiap burung akan mengalami hal serupa ini."
"Pergantian bulu? Kenapa, Pak?" tanya Rully bingung.
Bapak tersenyum. "Begini, setiap burung akan mengalami pergantian bulu sebanyak tiga kali dalam hidupnya. Yang pertama saat burung lahir, dan kedua terjadi saat burung sudah menginjak dewasa. Masing-masing terjadi satu kali dalam hidupnya."
"Terus yang ketiga?" tanya Rully tak sabar.
"Sabar dulu, Rul. Bapak kan belum selesai," sahut Bapak tertawa. "Lalu yang ketiga akan terjadi setiap tahun. Sekarang kamu sudah mengerti? Jadi, Mungil tidak sakit."
Rully mengangguk.
"Nah, sekarang Bapak tanya padamu. Apa gunanya bulu burung itu?" kata Bapak.
Sesaat Rully terdiam, tapi kemudian menjawab, "Aku tahu, Pak. Yang pasti sih untuk terbang. Apa ada yang lain?"
"Ada," jelas Bapak. "Seperti guna kulit pada manusia, yaitu untuk memelihara suhu badan dan sebagai alat pelindung. Selain itu bisa dipakai sebagai alat penyamaran. Warna-warna bulu burung biasanya disesuaikan dengan tempat dia biasa hidup.
"O begitu," Rully mengangguk-angguk. "Jadi bulu Si Mungil akan kembali seperti dulu lagi, ya?"
"Ya. Asalkan kamu rajin merawatnya agar badannya selalu sehat," jelas Bapak.
"Kalau itu sih beres, Pak," janji Rully. "Rully akan merawat Si Mungil dengan baik!"


*****

Tidak ada komentar:

Posting Komentar